xvideo hot housewife fucking younger guy. xxnx endless blowjb at work. sluty girl
Wakil Ketua MPKS Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Faozan Amar, menghadiri Resepsi Milad ke-113 Muhammadiyah yang diselenggarakan PDM Kota Pontianak di Al Maun Center, Jalan Kesehatan, Kota Pontianak, Sabtu 20 Desember 2025.
Spread the love

MYKALBAR.COM – Wakil Ketua Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Faozan Amar, menyampaikan tiga hal yang harus dihindari Muhammadiyah dan amal usahanya.

Pesan itu disampaikan Faozan saat Resepsi Milad ke-113 Muhammadiyah yang diselenggarakan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Pontianak di Al Maun Center, Jalan Kesehatan, Kota Pontianak, Sabtu 20 Desember 2025.

Menurut Faozan, Muhammadiyah dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) akan maju jika menghindari Tiga K (3K) yaitu konflik, korupsi, dan kolot.

Ia mengatakan, organisasi apapun tidak akan maju jika terus dilanda konflik. “Yang menang jadi arang, kalah jadi abu,” katanya.

K yang kedua adalah korupsi. Muhammadiyah maupun amal usahanya, kata Faozan, juga tidak bisa maju jika pengurusnya korupsi. Maka untuk mencegahnya, pengurus harus transparan terutama dalam pengelolaan keuangan.

Faozan, mengingatkan bahwa Muhammadiyah bukanlah ladang untuk mencari harta. “ Kalau pengin meningkatkan penghasilan ya kerja dan usaha,” katanya.

Berikutnya, K yang bisa menghambat kemajuan adalah kolot atau jumud. Faozan mencontohkan berdirinya Rumah Sakit PKU Muhammadiyah, adalah bukti bahwa Muhammadiyah menolak pemikiran kolot.

Sebab dalam sejarahnya, pendirian rumah sakit oleh pribumi di masa lalu, dianggap sesuatu yang mustahil. Namun dengan pemikiran KH Ahmad Dahlan yang maju, cita-cita itu mampu diwujudkan dan terus berkembang sampai saat ini.

“Agar terhindar dari 3K tersebut, solusinya juga dengan 3K, yakni kompak, kreatif, dan komunikatif dalam menjalankan amanah, baik di Persyarikatan Muhammadiyah maupun di amal usaha Muhammadiyah,” kata Faozan yang juga Assoc Profesor FEB Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka.

Wakil Ketua PWM Kalbar, Slamet Rianto, ketika memberikan sambutan mengatakan bahwa dari  Teologi Al Maun melahirkan 3 pilar, yakni pendidikan, kesehatan dan sosial.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kota Pontianak, Irwan Prayitno, yang hadir mewakili Wali Kota Pontianak, merasa bangga atas peran Muhammadiyah.

“Berbanggalah  sebagai warga Muhammadiyah, karena banyak manfaat yang diberikan kepada masyarakat,” katanya.

Adapun Ketua PDM Kota Pontianak, Musa, melaporkan bahwa, acara rangkaian resepsi Milad ke-113 Muhammadiyah ini dirangkai dengan Peresmian Masjid Al Maun dan Gedung LKSA Tunas Melati serta Peletakan Batu Pertama Gedung  MartMu.

kimberly cybersex model.porndigger
http://xxvideos.one amateur jerking huge cock.
tamil sex