Penulis : Samsul
MYKALBAR.COM – Dalam rangka meningkatkan pemahaman pemuda terhadap bahaya intoleransi, radikalisme, dan kejahatan siber di era digital, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Kubu Raya menggelar kegiatan Refleksi Kebangsaan Ramadhan pada Sabtu, 7 Maret 2026 di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kalimantan Barat.
Kegiatan yang mengangkat tema “Peran Strategis Pemuda dalam Mencegah Intoleransi, Radikalisme, dan Kejahatan Siber di Era Digital” tersebut dihadiri oleh berbagai organisasi kepemudaan (OKP) se-Kubu Raya, mahasiswa, serta para pelajar.
Ketua Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya, Unggul Ali Sadewo, mengatakan kegiatan ini menjadi ruang diskusi sekaligus refleksi bagi para pemuda untuk memperkuat pemahaman kebangsaan di tengah berbagai tantangan di era digital.
“Pemuda memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan. Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak para pemuda agar lebih memahami bahaya intoleransi, radikalisme, serta kejahatan siber yang saat ini semakin berkembang di era digital,” ujarnya.
Menurut Unggul, perkembangan teknologi informasi harus disikapi dengan bijak oleh generasi muda agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi yang berpotensi memecah belah persatuan.
“Di era digital saat ini, arus informasi begitu cepat. Karena itu pemuda harus memiliki literasi digital yang baik agar tidak mudah terprovokasi oleh konten yang mengandung ujaran kebencian, radikalisme, maupun hoaks,” tambahnya.
Ia juga berharap melalui kegiatan refleksi kebangsaan ini para pemuda dapat menjadi agen perubahan yang mampu menjaga toleransi serta memperkuat persatuan di tengah masyarakat.
“Kami berharap para pemuda yang hadir hari ini dapat menjadi pelopor dalam menjaga kerukunan, menolak paham radikalisme, serta ikut berperan aktif dalam mencegah kejahatan siber di lingkungan masing-masing,” jelasnya.
Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah pemateri dari berbagai kalangan, mulai dari akademisi, unsur Densus 88, hingga perwakilan dari Kesbangpol.
Para narasumber memberikan pemaparan terkait upaya pencegahan radikalisme, pentingnya menjaga toleransi, serta edukasi mengenai ancaman kejahatan siber yang kini semakin marak terjadi.
Melalui kegiatan ini, Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya berharap kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga nilai kebangsaan, toleransi, dan keamanan di ruang digital dapat semakin meningkat.

