Spread the love

MYKALBAR.COM – Di sela-sela persiapan Musyawarah Wilayah (Musywil) XII Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kalimantan Barat di Sintang, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Pontianak, Achmad Mupahir, menyempatkan bersilaturahmi dengan peserta utusan Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kota Pontianak di arena musywil.

Dalam kesempatan tersebut, Mupahir menyampaikan 4 harapan kepada peserta musywil utusan Kota Pontianak yang berjumlah 12 orang. Pertama, jadikan musywil sebagai awal gerakan, bukan akhir pertemuan.

“Musywil bukan sekadar forum seremonial. Setelah kembali ke daerah, ranting, maupun sekolah, peserta diharapkan membawa blueprint program nyata,” kata Mupahir, Jumat, 15 Mei 2026.

Menurutnya, program nyata itu di antaranya pergerakan yang menyentuh persoalan pelajar di Pontianak maupun Kalimantan Barat. Lalu, program yang menguatkan identitas pelajar Muhammadiyah.

“Jangan pulang hanya membawa foto-foto kenangan, tetapi pulang membawa gerakan perubahan bagi pelajar,” ujarnya berpesan.

Harapan kedua, jadilah pelopor kolaborasi antarpelajar, bukan kompetisi kosong. Perkuat barisan kader IPM yang maju, solid, dan berdaya guna untuk kemajuan Muhammadiyah.

Ketiga, jaga integritas di tengah tantangan zaman. “Kami menitipkan harapan agar memilih dan melahirkan kader yang berilmu, berakhlak, berkarya, dan berdampak bagi umat serta bangsa,” kata Mupahir.

Harapan keempat yang disampaikan Mupahir, para kader IPM agar siap menjadi pemimpin masa depan. Sebab sepuluh tahun mendatang, merekalah yang akan mengisi ruang-ruang publik.

“Maka mulai sekarang, belajarlah memimpin dan menjadi kader IPM yang berkemajuan. Sejarah Muhammadiyah Kota Pontianak dibangun oleh anak-anak muda yang berani bermimpi dan berjuang melanjutkan persyarikatan ke arah yang lebih baik,” ujarnya.