Penulis : Rizky Kurniawan
MYKALBAR.COM – Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Qalam Madani resmi memulai babak baru pergerakan pers kampus melalui pelantikan kepengurusan periode 2026–2027 di Aula Lantai 3 Gedung UM Pontianak, Ahad pagi, 21 Juni 2026.
Mengusung visi “Suara Baru, Arah Baru: LPM sebagai Wadah Kritis dan Kreatif”, segenap fungsionaris baru menegaskan komitmen mereka untuk menjadi garda terdepan penampung aspirasi yang kritis dan objektif.
Pembimbing LPM Qalam Madani, Fenni Supriadi, menyampaikan sambutan sekaligus membuka acara pelantikan. Dalam sambutannya, Fenni menegaskan komitmennya untuk bersama-sama mengembangkan lembaga pers mahasiswa tersebut. Ia mengapresiasi tema yang diusung dalam pelantikan kali ini, menyebutnya sebagai tema yang sangat menakjubkan dan relevan dengan tantangan zaman.
Fenni yang merupakan alumnus angkatan 2004 dan juga pernah berproses di lembaga pers mahasiswa mengungkapkan bahwa LPM adalah organisasi yang mahal, berharga, dan penuh keberkahan. Ia membandingkan kondisi pers mahasiswa zaman dahulu yang hanya mengandalkan tulisan di tabloid dengan kondisi saat ini yang jauh lebih dinamis.
“Saya harapkan pengurus LPM yang sekarang tidak hanya menyampaikan informasi secara ahli, tetapi juga kreatif hingga dikenal di luar. Pers mahasiswa harus bisa menjadi penyeimbang,” ujarnya.
Fenni juga mengingatkan para pengurus LPM bahwa setiap kritik dan opini yang dituangkan harus berbasis data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Ia menekankan bahwa di era digital dan kecerdasan buatan saat ini, mahasiswa harus terus beradaptasi dan mampu mengedukasi pembaca melalui tulisan yang cerdas, satir, namun tetap profesional. Menurutnya, persoalan mahasiswa dari masalah ekonomi hingga administrasi yang rumit perlu disuarakan melalui tulisan yang berbobot.
Lebih lanjut, Fenni menyamakan aktivitas menulis dengan konsep wakaf. Ia menjelaskan bahwa tulisan atau ilmu yang disebarluaskan merupakan bentuk wakaf produktif yang manfaatnya tidak akan terputus.
“Apa yang kita tinggalkan akan menjadi dedikasi bagi adik-adik tingkat, masyarakat, dan jemaah,” tuturnya, mengaitkan hal tersebut dengan hadis tentang tiga amalan yang tidak terputus meski manusia telah tiada, salah satunya adalah ilmu yang bermanfaat.
Sebagai penutup sambutannya, Fenni berpesan kepada seluruh pengurus LPM Qalam Madani yang baru dilantik untuk tetap mengutamakan prestasi akademik seraya mengembangkan potensi diri di lembaga ini. Ia menekankan agar kegiatan organisasi tidak mengganggu kewajiban utama sebagai mahasiswa.
“Optimalkan kuasa dan semangat maksimal kalian untuk membuat kebaikan, karena manfaatnya akan kembali ke diri kita dan orang tua kita,” pesannya mengakhiri sambutan.
Pelantikan pengurus LPM Qalam Madani Periode 2026–2027 dihadiri oleh panitia dan seluruh pengurus baru lembaga.
Dengan dilantiknya pengurus baru ini, LPM Qalam Madani diharapkan mampu menjadi wadah kritis dan kreatif yang memberikan dampak nyata bagi civitas akademika Universitas Muhammadiyah Pontianak dan masyarakat luas.
