Penulis: Samsul
MYKALBAR.COM – Upaya transformasi digital di dunia pendidikan tinggi terus bergerak maju. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Risetmu Batch VIII 2025–2026 menghadirkan inovasi berupa aplikasi manajemen akademik berbasis paperless bernama paperlesmodul.id.
Aplikasi ini dirancang sebagai “Asisten Cerdas AIK” untuk mendigitalisasi sistem administrasi dan pembelajaran Mata Kuliah Dasar Umum Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) di Universitas Muhammadiyah Pontianak.
Aplikasi ini resmi dirilis pada akhir Desember 2025, setelah melalui proses pengembangan selama kurang lebih satu tahun. Ketua tim PKM, Dedy Susanto, menjelaskan bahwa inovasi ini lahir dari kebutuhan nyata di lapangan.
“Selama ini, pengelolaan administrasi AIK masih berjalan manual, mulai dari presensi berbasis kertas hingga rekap evaluasi bacaan Al-Qur’an. Hal ini tentu tidak efisien dan membutuhkan solusi terintegrasi,” ujarnya melalu rilis yang diterima MyKalbar.com, Jumat, 10 April 2026.
Menurut Dedy, proses pengembangan dimulai sejak awal 2025 melalui tahapan analisis kebutuhan mitra, perancangan sistem, hingga pengujian intensif.
Aplikasi ini kemudian dirancang mampu mengotomatisasi berbagai kebutuhan akademik, seperti penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), penyediaan modul digital berbasis Artificial Intelligence (AI), serta sistem presensi real-time bagi dosen dan mahasiswa.
Program ini didukung penuh oleh Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan Muhammadiyah, yang menjadi penyandang dana utama.
Tim PKM sendiri terdiri dari dosen Hamdil Mukhlishin dan mahasiswa Farel Martio, sebagai implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
Rektor UM Pontianak, Heriansyah, menyambut baik inovasi ini. Ia menilai kehadiran aplikasi tersebut sebagai bentuk komitmen kampus dalam modernisasi sistem pendidikan.
Secara tidak langsung, ia menegaskan bahwa digitalisasi menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan akademik di era teknologi.
Selain itu, program ini juga mendapat pendampingan dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UM Pontianak di bawah pimpinan Helman Fachri bersama sekretaris Asrul Abdullah, yang memastikan kelancaran dan legalitas kegiatan.
Dengan hadirnya paperlesmodul.id, sistem administrasi akademik AIK kini memiliki fondasi digital yang kuat.
Aplikasi ini diharapkan mampu mengurangi penggunaan ratusan ribu lembar kertas setiap tahun sekaligus menciptakan sistem yang lebih rapi, efektif, dan efisien.
“Kami berharap aplikasi ini tidak hanya mempermudah kerja dosen, tetapi juga mempercepat arus informasi antara lembaga, dosen, dan mahasiswa,” tutup Dedy.
