Spread the love

MYKALBAR.COM – Lembaga Amil Zakat, Infaq dab Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Kabupaten Kubu Raya Bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Sejumlah Organisasi Ortonom (Ortom) Muhammadiyah menggalang bantuan untuk masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan kebakaran hutan dan Lahan (karhutla) di Kalimantan Barat.

Penggalangan bantuan tersebut berlangsung selama dua hari, 25-26 Agustus 2026. Kegiatan melibatkan Pemuda Muhammadiyah (PDPM), Nasyiatul Aisyiyah (PDNA), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Serta Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kubu Raya.

Ketua Lazismu Kubu Raya, Sri Mulyani, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Muhammadiyah terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

“Sebagai Lembaga amil zakat, Lazismu Kubu Raya bersama PDM dan Seluruh Ortom Muhammadiyah punya tugas menjadi jembatan kepedulian masyarakat.” Kata Sri Mulyani , Selasa, 25 Agustus 2026

Ia menambahkan bahwa  tersebut bukan hanya soal mengumpulkan bantuan, tetapi juga memberi semangat dan pesan bahwa mereka tidak sendirian.

Menurutnya, Bantuan yang terkupul diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak bencana.

Penggalangan bantuan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dimasing-masing wilayah terdampak. 

Khusus untuk korban bencana di NTT, bantuan diarahkan untuk mendukung kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak gempa. 

Sementara itu, untuk masyarakat yang terdampak karhutla di Kalimantan Barat, bantuan diharap dapat mendukung kebutuhan dasar selama kondisi darurat.

Lazismu Kubu Raya mengajak masyarakat yang ingin berpartisipasi untuk menyalurkan bantuan penggalangan dana yang telah bisa menghubungi panitia.

Bantuan yang terkumpul selanjutnya akan disalurkan Lazismu  kepada korban gempa NTT, dan karhutla di Kalimantan Barat.

Sri Mulyani menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Muhammadiyah Kubu Raya untuk mendorong kepedulian dan gotong royong masyarakat dalam membatu warga yang terdampak bencana.