Spread the love

MYKALBAR.COM – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dilakukan Muhammadiyah Kalbar tidak lepas dari peran Lazismu Kalbar. 

Lembaga filantropi Muhammadiyah ini melakukan penggalangan dana sekaligus memberikan dukungan logistik. 

Lazismu Kalbar menjadi salah satu tumpuan untuk memastikan kebutuhan relawan maupun masyarakat terdampak karhutla tetap terpenuhi selama masa penanganan bencana.

Langkah tersebut merupakan bagian dari gerakan One Muhammadiyah One Response (OMOR) yang dikonsolidasikan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalbar. 

Melalui gerakan ini, seluruh potensi persyarikatan diarahkan bergerak dalam satu koordinasi, mulai dari penanganan kebakaran, layanan kesehatan, dapur relawan, rumah oksigen, hingga dukungan pendanaan dan logistik.

Ketua Lazismu Wilayah Kalbar, H. Ismail Syailillah, S.E., mengatakan Lazismu siap mengambil bagian dalam penguatan gerakan kemanusiaan tersebut melalui penghimpunan dan penyaluran dana masyarakat secara tepat sasaran.

“Keterlibatan Lazismu dalam respons karhutla merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk menghadirkan manfaat zakat, infak dan sedekah bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk dalam situasi kebencanaan,” katanya.

Penguatan dukungan pendanaan menjadi penting karena penanganan karhutla tidak hanya membutuhkan personel di lapangan, tetapi juga ketersediaan logistik dan biaya operasional yang memadai.

Wakil Ketua PWM Kalbar yang membidangi Majelis Kesehatan Umum dan Kesejahteraan Sosial sekaligus unsur Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), Dr. Ishak Jumarang, M.Si., mengatakan keberlanjutan gerakan kemanusiaan sangat bergantung pada dukungan seluruh unsur Muhammadiyah.

“Harapan kita dengan pertemuan hari ini kita memaksimalkan keberadaan semua unsur yang ada di Muhammadiyah, baik ortom, AUM maupun yang lainnya, termasuk bagaimana dukungan pendanaan maupun suplai logistik lainnya terus berjalan,” ujar Ishak.

Menurutnya, kebutuhan di lapangan cukup beragam, mulai dari makanan bergizi bagi relawan, air mineral, susu, alat pelindung diri (APD), kebutuhan operasional pemadaman, dukungan transportasi, hingga layanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak asap.

Lazismu jadi Penghubung Dukungan Masyarakat

Ketua Majelis Lingkungan Hidup (MLH) PWM Kalbar sekaligus Koordinator Pos Koordinasi (Poskor) Penanganan Karhutla Muhammadiyah Kalbar, M. Hermayani Putera, mengatakan Lazismu memiliki posisi strategis dalam menghimpun dukungan masyarakat untuk memperkuat gerakan kemanusiaan Muhammadiyah.

Menurutnya, dukungan yang dihimpun melalui Lazismu dapat diarahkan untuk menjawab kebutuhan yang ditemukan langsung oleh tim di lapangan.

“Ini soal dampak yang ditimbulkan. Misalnya masyarakat yang terpapar kondisi kesehatan akibat asap, kita hadirkan rumah oksigen. Kita juga concern kepada kesehatan para relawan dan mengupayakan hadirnya dapur-dapur relawan,” kata Hermayani.

Ia menambahkan, kebutuhan relawan di lapangan cukup beragam sehingga dukungan masyarakat perlu terus digerakkan.

“Termasuk makanan yang bergizi, susu, air mineral, APD, alat dan kebutuhan operasional di lapangan. Kita juga harus memastikan penggalangan dukungan pendanaan maupun suplai logistik lainnya tidak terputus,” ujarnya.

Dalam skema tersebut, Lazismu diharapkan menjadi salah satu pintu utama mobilisasi dukungan publik, sementara kebutuhan di lapangan dipetakan melalui poskor dan unsur kebencanaan Muhammadiyah.

Dengan pola tersebut, bantuan yang terkumpul tidak berhenti pada proses penghimpunan, tetapi dapat diarahkan berdasarkan kebutuhan prioritas di lapangan.