Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Barat Ahmad Zaini (tengah) resmi menutup Training of Trainer (ToT) Satu Data Muhammadiyah (SatuMu) yang berlangsung di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Kalimantan Barat, Sabtu, 6 Juni 2026 malam.
Spread the love

MYKALBAR.COM – Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Barat Ahmad Zaini resmi menutup Training of Trainer (ToT) Satu Data Muhammadiyah (SatuMu) yang berlangsung di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kalimantan Barat, Sabtu, 6 Juni 2026 malam.

Kegiatan yang berlangsung sejak 5 Juni tersebut diikuti pimpinan wilayah, pimpinan daerah, agen, dan verifikator SatuMu se-Kalimantan Barat.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan penguatan terkait pengelolaan data, verifikasi data, serta implementasi platform SatuMu sebagai bagian dari transformasi digital Muhammadiyah.

Dalam sambutannya, Ahmad Zaini menegaskan bahwa data yang akurat dan terintegrasi menjadi kebutuhan penting bagi Muhammadiyah dalam menghadapi tantangan organisasi yang semakin kompleks.

“Ke depan, Muhammadiyah harus mampu mengambil keputusan berdasarkan data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, keberadaan SatuMu menjadi sangat strategis untuk mendukung tata kelola organisasi yang lebih modern, efektif, dan akuntabel,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan sistem data tidak hanya berkaitan dengan administrasi organisasi, tetapi juga menjadi fondasi dalam penyusunan program, pengembangan amal usaha, hingga pengambilan kebijakan di seluruh tingkatan persyarikatan.

“Kalau datanya baik, maka perencanaan program akan lebih tepat. Sebaliknya, jika data tidak akurat, maka kebijakan yang diambil juga berpotensi tidak tepat sasaran. Karena itu, saya berharap para peserta menjadi motor penggerak implementasi SatuMu di daerah masing-masing,” katanya.

Ahmad Zaini juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras sehingga kegiatan dapat berjalan lancar dan sukses.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras, bekerja cerdas, bekerja tuntas, dan bekerja ikhlas dalam menyukseskan kegiatan ini. Begitu juga kepada seluruh peserta yang mengikuti kegiatan dengan penuh semangat hingga selesai,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Ahmad Zaini mengajak seluruh peserta untuk menjadikan pelatihan tersebut sebagai langkah awal memperkuat tata kelola organisasi berbasis data.

“Pelatihan ini telah selesai, tetapi pekerjaan kita baru dimulai. Mari kita bersama-sama membangun budaya data yang baik di lingkungan Muhammadiyah. Semoga ikhtiar ini menjadi amal jariyah dan memberikan manfaat besar bagi kemajuan persyarikatan,” pungkasnya.

Penutupan kegiatan ditandai dengan doa bersama dan foto bersama seluruh peserta, panitia, serta narasumber sebagai penanda berakhirnya ToT SatuMu Kalimantan Barat Tahun 2026 yang berlangsung sukses dan penuh semangat kebersamaan.

Kegiatan ToT SatuMu Kalbar menghadirkan tiga pemateri dari Tim SatuMu Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang memberikan materi secara komprehensif mengenai pengelolaan dan pengembangan sistem data Muhammadiyah.

Selama pelatihan, para peserta tidak hanya mendapatkan materi teori, tetapi juga praktik langsung terkait proses input data, verifikasi data, pemanfaatan dashboard informasi, serta strategi percepatan digitalisasi data Muhammadiyah di tingkat wilayah dan daerah.

Ketua Panitia ToT SatuMu Kalbar, Dedy Ariasfar, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan yang diikuti peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.

“Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik. Antusiasme peserta sangat tinggi, baik saat sesi materi maupun praktik. Ini menunjukkan adanya semangat yang besar untuk mendukung transformasi digital Muhammadiyah,” katanya.

Ia berharap hasil pelatihan tersebut dapat segera ditindaklanjuti di masing-masing daerah sehingga target pembaruan dan validasi data Muhammadiyah dapat berjalan optimal.