Spread the love

MYKALBAR.COM – Sebanyak enam mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Pontianak mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Malaysia pada 12–19 Agustus 2026. 

Program tersebut menjadi bagian dari upaya kampus memberikan pengalaman pembelajaran di tingkat internasional sekaligus memperluas wawasan mahasiswa di kawasan Asia Tenggara.

Enam mahasiswa yang mengikuti program tersebut terdiri atas Muhammad Ikhsan, Adrian Ervin, Anggel Oktavia Lim, Savira Rifa Khalda, dan Clara Khaitamy dari Program Studi Manajemen, serta Alya Hafizhah dari Program Studi Bisnis Digital.

Selama berada di Malaysia, mereka melaksanakan kegiatan di Kampung Gesir, Kuala Kubu Bharu, Selangor Darul Ehsan. Selain kegiatan pengabdian dan pembelajaran di masyarakat, mahasiswa juga mengikuti studi lapangan serta pertukaran informasi dan teknologi di Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI).

Ketua Panitia KKN UM Pontianak 2026, Sukardi, S.E., M.M., mengatakan KKN Internasional dirancang untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa dalam lingkungan global. 

Menurutnya, pengalaman tersebut tidak hanya berkaitan dengan kemampuan akademik, tetapi juga membentuk kepemimpinan dan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan serta budaya yang berbeda.

“Program ini diharapkan tidak hanya mengasah kompetensi teknis di bidang ekonomi dan manajemen, tetapi juga melatih kepemimpinan, kemampuan adaptasi lintas budaya, serta memperluas jaringan internasional kampus,” ujarnya, Ahad, 23 Agustus 2026.

Malaysia dipilih sebagai lokasi kegiatan karena mahasiswa memiliki kesempatan untuk belajar sekaligus berinteraksi dengan lingkungan akademik dan masyarakat setempat. 

Keberadaan UPSI sebagai salah satu perguruan tinggi ternama di Malaysia juga menjadi bagian penting dalam agenda studi lapangan dan pertukaran informasi.

Melalui KKN Internasional ini, UM Pontianak berharap mahasiswa mampu membawa pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama berada di Malaysia untuk diterapkan setelah kembali ke Indonesia.

Kegiatan tersebut sekaligus mempertegas komitmen UM Pontianak dalam mendorong internasionalisasi kampus serta menyiapkan lulusan yang memiliki kompetensi, pengalaman lintas budaya, dan kesiapan untuk bersaing di tingkat regional Asia Tenggara.